About Me :)

Foto saya
Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
Welcome to my blog... Maybe you can say my blog is my world... I don't really know what adventage of my blog, but I can take mean about my socialize world.. okay,, let's enjoy my blog... :) -Miss Brightside-

Contact me

http://facebook.com/aischanovidta
http://twitter.com/aischa_noviddta

Sabtu, 17 Desember 2011

Something About Life

Memaknai Kehidupan  
Kehidupan adalah sesuatu yang patut disyukuri oleh setiap insan di dunia . Tanpa sebuah kehidupan, tidak akan ada yang tahu bagaimana cara berkembang dan bersosialisasi .
Kita dilahirkan oleh ibu kita untuk hidup . Bukan hanya untuk hidup semata , tapi juga mencapai tujuan hidup . Untuk apa kita hidup kalau tidak ada tujuan ?
Mari kita renungkan ini . Ibu kita yang susah payah membawa kita kemanapun beliau pergi dan itu tidak sekedar satu atau dua jam tapi selama 9 bulan di dalam rahimnya . Saat itu, kita tidak mengetahui apa-apa . Kita hanya tinggal menunggu untuk siap melihat dunia .
Tangisan pertama kita mengawali lembaran kehidupan . Lembaran kehidupan yang masih bersih dan suci , tak ada coretan ataupun noda . Lembaran-lembaran itu siap untuk kita isi dengan segala hal .
Mata ini telah dapat meliat indahnya dunia , dunia yang akan memberi kita ilmu yang paling berharga , yakni kehidupan . Namun diantara keindahan-keindahan itu , secara tidak langsung kita sudah mendapatkan keindahan terbesar, yaitu senyum ibu .
Beliau sudah berhasil menunaikan kewajibannya dengan melahirkan kita dengan selamat . Namun, itu masih belum seberapa . Beliau masih harus mendidik kita sebagai insan yang berbudi pekerti .
Kehidupan yang Tuhan berikan kepada kita , sangat berarti banyak . Tidak sepantasnya kita menyia-nyiakan kehidupan ini . Hanya karena sebuah masalah kita memutuskan tali kehidupan yang sudah diusahakan oleh ibu kita . Memilih mengakhiri kehidupan adalah suatu tindakan tidak patuh kepada Tuhan , Ibu dan diri sendiri .
Lihatlah ! Banyak anak yang masih menginginkan kehidupan walaupun mereka sakit dan umurnya tak panjang lagi . Namun , mereka masih mempunyai semangat untuk hidup dan berkarya .
Tidak pantas pula kalau kita juga menyepelekan kehidupan yang sementara ini .
Contoh kecilnya kita tidak mau makan makanan yang ini itu . Tapi coba menengoklah kepada saudara kita yang kelaparan . Bekerja susah payah hanya untuk sesuap nasi . Kita harus bersyukur , kita mendapatkan makanan yang layak . Sedangkan , banyak di antara saudara-saudara kita yang makan nasi basi . Ini dilakukan untuk mengusir rasa lapar yang merampas perut .
Contoh lainnya adalah sikap yang tidak hemat . Misalnya saja , kita menyalakan TV padahal kita tidak butuh hiburan . Itu adalah tindakan pemborosan . Yang menanggung akibatnya ? Orang tua !
Orang tua mencari uang dengan kerja yang susah payah . Tapi, kita malah menghabiskan uang itu dengan mudahnya . Dengan berfoya – foya, beli ini itu yang tiada gunanya .
Sikap tidak jujur di lingkungan akademis juga masih sering terjadi . Faktanya, sekarang banyak anak-anak yang tidak kapok untuk menyontek . Hal ini sering terjadi di lingkup anak SD sampai SMA kelas 1 . Mereka tidak sadar kalau nantinya mereka akan terjun sendiri dalam kehidupan masyarakat . Tidak mungkin , kalau mereka terus bergantung pada teman mereka . Sadarkah ? Dia juga sedang mempersiapkan diri untuk ikut berpatisipasi dalam kehidupan bermasyarakat .
Namun, berbeda pada saat mereka kelas 2 SMA yang sudah mewajibkan mereka memilih jurusan untuk nantinya mereka jalani sesuai tujuannya . Mereka sadar bahwa yang menentukan berhasil tidak atas dirinya adalah dirinya sendiri . Mereka yang sudah terbiasa mencontek akan meras kesulitan dalam menghadapi bidang yang mereka ambil . Ini dikarenakan kebiasaan mereka mencontek sudah mendarah daging dalam dirinya . Jadi , mulai detik ini cobalah untuk menghentikan kebiasaan yang merugikan Anda .
Selalu berusaha sendiri , selalu mencoba dan optimis lah yang menjadi kunci sukses seseorang dalam kehidupannya . Dan jangan lupakan tentang fokus pada tujuan awal ! Ingat ! Kita hidup karena ada tujuan !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar